RELATIONSHIP · STORY

Haruskah Menikah Tanpa Ekspektasi?

Foto Copyright thinkstockphotos.com

Menikah adalah impian setiap orang, bertemu dengan seseorang yang tepat kemudian menjalani pernikahan sesuai dengan impian bersama. Semua tentu menginginkan pernikahan yang ideal. Tetapi , ketika pernikahan yang kamu impikan jauh dengan ekspektasi yang kamu bangun selama ini apakah kamu akan menyalahkannya dan menganggap semua adalah takdir yang ‘harus’ dijalani?

Seperti yang dikutip npr.org menuliskan salah satu penelitian yang diterbitkan Wednesday dalam Personality and Social Psychology Bulletin dengan judul “Should Spouses Be Expecting Less From Marriage?” menjelaskan bahwa memiliki ekspektasi tinggi tentang pernikahan akan membuat kamu merasa lebih puas dan bahagia dalam menjalani pernikahan. Tetapi jika kenyataannya jauh dari ekspektasi kamu, yang terjadi adalah sebaliknya kamu akan terbebani dan merasa gagal.

James McNulty, seorang profesor Psikologi di Florida State University melakukan penelitian pada 135 pasangan, dimulai saat pasangan tersebut menikah. Dari penelitian tersebut didapat bahwa pasangan yang memiliki ekspektasi tinggi dalam pernikahan akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan baik bersama pasangan.

Hal ini berbeda dengan pasangan yang memiliki ekspektasi rendah pada pernikahan, mereka cenderung lebih susah memberikan informasi tentang ketidakpuasan mereka. Hal yang dirasa kurang dari pasangan pun tidak mampu disampaikan dengan baik. Masih menurut James McNulty hal inilah yang memicu kegagalan dalam pernikahan.

Ketika kamu mengalami masalah yang terjadi setelah pernikahan bukan berarti kamu harus menyerah pada keadaan. Yang harus kamu lakukan adalah berusaha menyamakan harapan tentang pernikahan, bersama pasangan. Dimulai dengan berkomunikasi yang baik bersama pasangan, dan tidak terlalu menuntut pernikahan harus berjalan sesuai dengan ekspektasi kalian masing-masing.

Menikah adalah sesuatu yang sakral. Harapan pernikahan untuk terjadi hanya sekali dalam seumur hidup adalah impian setiap orang. Belajar untuk saling menghargai adalah cara terbaik untuk mewujudkannya.

 

Sumber : Vemale.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s